16
Jan
09

MB nggak ada ekornya dan cara menumbuhkan bulu…

Salam Mas Duto. Kembali ke murai batu saya yang ekor hitamnya hanya satu. kemaren udah saya lihat tapi tidak ada bekas luka pada bekas cabutan tetapi ada bagian kulit yang lebuh keras daripada bagian lain? Pertanyaan?
1. Apakah bagian itu wajar atau haruskah tetap dikorek2? Selain dikorek adakah cara yang lain?
2. Kalau semuanya normal, umur MB itu sampai berapa lama? Dan selama umur itu berapa kali MB akan mengalami mabung? dan rata2 jarak waktu antara mabung ke mabung lagi itu kurang lebih berapa lama?
3. Dapatkah MB dan AM itu diletakkan dlm jarak yang relatif dekat ( kalau kondisi keduanya normal )
4. di solo dimanakah saya bisa mendapatkan trotolan MB yang baik dan kisaran di harga berapa ya Mas?

Terima kasih mas Duto
Salam

Jawab
1. Bagian yang lebih keras itu bisa jadi memang bekas cabutan bulu, terluka, dan kemudian sudah menutup lagi. Tunggu saja sampai masa mabung mendatang. Kalau memang nggak membuka pori-porinya berarti memang itu “bawaan”, yakni terluka di waktu kecil/ sudah lama, yang kemudian tumbuh lapisan daging/kulit lagi yang tidak memungkinkan bulu tumbuh, seperti misalnya kita punya codet bekas luka yang di sana tidak bisa lagi tumbuh rambut.
Kalau itu yang terjadi, ya terima saja Mas, yang penting MB mau bunyi gacor.
2. Wah, lha punya teman ada yang pelihara MB sampai 13 tahun masih sehat fisiknya. Untuk Branjangan misalnya, ada yang sudah pelihara sampai 21 tahun, masih sehat dan gacor. Kalau usia maksimal, sweerrrr, saya tidak tahu. Jadi, mabungnya ya memang tergantung sampai usia berapa dia bertahan hidup karena secara normal, burung mengalami mabung antara 7 bulan – 1 tahun sekali (dengan catatan burung piaraan loh).
Dalam kasus tertentu (stress) ada burung yang barus saja selesai mabung tetapi menampakkan tanda-tanda mau mabung lagi (bulu2 berjatuhan). Dan juga MB yang sampai 2 tahun tidak juga mabung meski kondisi bulu sudah awut-awutan.
3. MB dan AM, secara prinsip, nggak apa-apa ditempatkan dalam satu ruangan. Cuma, namanya burung itu kan sama-sama pinter, maka nanti MB dan AMnya punya lagu sama, saling menularkan dan saling meniru….nah kan keunikan masing-masing jadi hilang deh…
4. Trotolan MB yang baik bisa dicari di penangkaran2 MB di seputaran Solo (Sragen, Klaten, Sukoharjo dll). Ada beberapa yang indukannya bagus.
Soal harga variatif, mulai Rp. 750rb sampai Rp.1,25 juta tergantung dari indukan punya siapa; pernahkah menelorkan juara dsb.

Salam,
Duto Solo

About these ads

2 Responses to “MB nggak ada ekornya dan cara menumbuhkan bulu…”


  1. 17/01/2009 pukul 9:24 pm

    Salam Mas Duto.
    Maaf saya nanya lagi mas. Dari banyak literatur dan tanya jawab seputaran jenis MB dan nama2 yang diberikan orang atau penjual mengenai MB yang telah saya baca cukup membuat saya bingung juga. ada yg mengatakan MB lampung atau lahat atau medan dgn ciri2 masing2, ada lagi kombinasi ekor 4-2( 4 pasang putih, 2 pasang hitam ) dsb. langsung saja saya mau tanya Mas:
    Saya punya MB. MB-1 ciri2: Badan besar, panjang ekor hitamnya kisaran 20-24 cm, jumlah ekor hitamnya ada 3 helai. MB-2 ciri2: Badan lebih kecil dr MB-1, panjang ekor hitamnya kisaran 20-24cm, jumlah ekor hitamnya 4 helai.
    1. Dari ciri2 fisik yang saya sebutkan tadi, itu jenis murai batu apa atau apa nama pasar yang biasa diberikan orang untuk kedua MB tadi?
    2. Kalau hanya melihat fisiknya saja, dr ciri2 yang saya sebutkan tadi, Mas Duto sebagai pakar perburungan lebih memilih yang mana dan dikarenakan alasan apa? ( misalnya masuk kriteria lomba atau banyak diminati orang atau apa? )
    3. MB saya ada yang sama sekali tidak mau makan kroto ( makan hanya voor & serangga saja )dan saya sudah coba kasih kroto tp sama sekali tidak disentuh. tetapi semunya normal ( mabung ya sukses dan ya menurut saya fitlah ), Apakah dgn tidak makan kroto akan mempengaruhi performa MB tersebut?

    Maaf ya mas kalau pertanyaan saya cukup banyak yang ga bermutu. hehehe
    Mohon bantuannya mas Duto.

    Terima kasih

    Jawab:

    Ok om tunggu ya, ini saya masih OTW.

  2. 18/01/2009 pukul 7:46 pm

    Oke Om saya tunggu ya bantuannya untuk pertanyaan2 saya ya mas. Terima kasih Mas dan jangan lupa saya tunggu ya mas

    Terima kasih

    Jawab:
    Sudah Om…
    Karena jawabannya panjang, maka bisa Anda lihat di sini.

    Salam,
    Duto Solo


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: