24
Okt
08

Perawatan Anis Kembang trotolan

Tanya:

Salam Hormat,

Om Duto mohon kiranya membantu saya dalam merawat Anis Kembang ( masih trotol belang hitam di dada dah keliatan biar sedikit sekali )

yang saya tanyakan:

1. Mandi sebaiknya jam berapa dan berapa kali.

2. Penjemuran waktunya berapa lama.

3. Pemberian kroto, Jangkrik, Cacing, buah berapa

banyak & berapa kali dalam sehari.

4. Kapan pengkrodongan harus dilakukan.

5. Master apa yg bagus untuk AK.

Sekiranya ini dulu Om Duto sebelumnya saya ucapkan terimakasih, saya mau belajar merawat Anis Kembang soalnya saya kalo liat lomba pasti jadi ngebet banget pengen meliara buat klangenan di rumah.

Salam, (Pertanyaan dari Tjondro75 melalui PM di http://www.kicaumania.org)

Jawab:

Ok saya jawab to the point saja ya:

1. Sekali sehari saja. Kalau bisa, jemur dulu barang sebentar pagi hari sebelum dimandikan. Jadi tidak dalam kondisi dingin langsung dimandikan. Tetapi sebaliknya, jangan habis dijemur lama langsung dimandikan. Untuk AK dewasa, bisa dia kali sehari, pagi-sore. Habis dimandikan jangan langsung dijemur. Angin2kan dulu biar airnya kering dulu, baru dijemur.

2. Jemur normal paling setengah jam saja di pagi hari. Porsi jemur bisa ditambah jika bulu sudah kuat/tua. Penambahan porsi jemur dilakukan secara bertahap dari hari ke hari.

3. Pagi hari, jangkrik 4-5 (sehabisnya berapa). Setelah itu tambah kroto dengan porsi minimal sesendok makan sehari. Sore jangkrik 4 ekor. Diberikan tiap hari. Untuk cacing, 1-2 ekor di siang hari (nggak mutlak).

4. Di malam hari. Tapi kalau pengin nglatih agar bunyi di kala sunyi, nggak usah dikerodong di malam hari dan didekatkan lampu (suasana terang).

5. Suara jangkrik. Jika anakan AK bisa merekam suara jangkrik, dia akan relatif mudah merekam suara apa saja.

Begitu Mas? Semoga membantu.

Salam,

Duto


3 Responses to “Perawatan Anis Kembang trotolan”


  1. 21/11/2008 pukul 4:26 pm

    saya punya kacer lagi mabung bagaimana cara merawatnya agar mabung tersebut segera selesai karena sudah satu bulan beslum selesai

    terima kasih,
    Sunoto

  2. 22/11/2008 pukul 12:20 pm

    Proses ganti bulu (moulting) sudah sampai apa? Kalau bulu masih banyak yang jatuh (bukan mandek) bisa dipacu dengan pemberian exra fooding (EF) yang banyak terutama kroto.
    Pemberian buah dan mandi harus stop dan full kerodong. Dibuka kalau pas memberi pakan an ganti air. Kotoran tidak usah dibersihkan biar tambah panas etapi letakkan di tempat/ruangan kering. Kalau ruangan lembab bisa menyebabkan tumbuh jamur di kotoran dan membuat AK tidak sehat.
    Setiap pagi bisa diberi ulat hongkong (UH) 4 biji (jangan banyak2 ya).
    Kalau tidak jelas, bisa tanyakan lagi.
    Salam,
    Duto

  3. 3 eko
    20/01/2009 pukul 10:50 pm

    terima kasih om atas penjelasannya. saya melakukan anjuran dari om untuk mencari tahu apakah AK Co-CW. saat AK, saya jejerkan dgn AM trotolan umur 1 bulan. AK bereaksi turun naik dari tangkringan sedangkan AM tenang dan sesekali meyeruduk. apakah degan ciri-ciri itu om dapat memebri tahu apakah AK CO atau CW. salam sisicuit.

    Jawab:

    Kalau melihat gerakan/reaksi AK trotolan ketemu dengan burung lain, apalagi juga anis trotolan, belum bisa akurat untuk menentukan jenis kelamin Ak tersebut. Untuk lebih jelasnya, Om bisa lihat ini deh untuk diskusi soal jantan-betina burung.

    Salam,
    Duto Solo


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: