16
Nov
08

AM dan jangkrik

Tanya:

Saya pingin nanya nih, AM saya yang mulai ngeriwik musti kena jangkrik 8 ekor pagi hari, baru mau ngeriwik…. ada cenderung betina enggak OM?..soalnya yang saya tahukan cukup 3-4 ekor aja, sudah tetep ngeriwik ya OM? (Nicho)

Jawab:

Intinya begini, masing2 burung itu karakternya berbeda2; satu burung satu karakter. Artinya, kalau Anda punya 1000 burung, Anda musti menghadapi 1000 karakter. Hal2 yang saya sampaikan adalah hal2 yang umum. Misalnya saja, secara umum AM ya extrafoodingnya ya cukup 2-2 jangkrik pagi-sore, dengan kroto satu sendok teh seminggu dua kali; buah (pisang/apel/pir dsb; rutin lebih baik) dan cacing (setiap hari; 3-4 ekor ukuran selidi dengan panjang 10 cm; atau setara dengan itu); dan voor (tersedia selalu; sering diganti/tidak jamuran atau kena kotoran si burung). Tetapi ada juga yang mau bunyi kalau sudah diberi 8 jangkrik atau bahkan 15 jangkrik; atau ada juga yang nggak mau bunyi kalau diberi jangkrik dsb-dsb. Jadi, kalau AM Anda mau bunyi setelah digenjot 8 jangkrik, ya itu memang mau dia, nggak apa2. Kroto harus setiap hari misalnya, kalau itu sudah jadi kebiasaan dan membisu kalau diubah, ya itulah risiko memberi makan kepada burung secara berlebih karena harus diteruskan kecuali kita pengin burung kita jadi membisu seribu bahasa.

Ada juga yang biasanya harus mandi karamba dulu sebelum mau teler-tancep dsb-dsb.

Nah untuk AM punya Anda, ya pelihara saja sebagaimana biasanya, kecuali Anda akan mengubah kebiasaan itu, tentunya ya perlahan-lahan. Misalnya, selama tiga hari berturut-turut, jangkrik cukup 7 ekor/hari; tiga hari berikut, 6 ekor/hari dst sambil dipantau perkembangannya sampai sehari cukup 2-2 pagi-sore. Kalau penampilan (ngriwik) hanya berukurang sedikit, nggak apa-apa, teruskan. Kalau justru menjadi benar2 ngedrop, ya sudah kembalikan ke kebiasaan lama, nggak perlu pusing2.

Intinya, supaya kita bisa happy dengan burung, si burung haruslah happy duluan.( Duto)


0 Responses to “AM dan jangkrik”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: