16
Nov
08

Q-A Penangkaran LB (11), Pengeraman


Tanya:

Lb yang saya kumpulin dapat lima ekor itu, kayanya jodoh dua pasang dan alhamdulillah sepasang sudah ngeram. Gimana menangani LB lagi ngeram dan persiapan apa saja menjelang penetasannnya?
(Husen)

Jawab:
Nggak perlu persiapan khusus, Pak. Cuma nambah jagungnya saja kalau nanti anakannya sudah netas. Untuk LB kan yang nyuapin indukannya sendiri, jadi nggak repot atau takut2 jangan2 anakannya dihajar sama indukan kayak JS. Salam. (Duto)

Tanya:
Pak Duto, saya kemarin diskusi dengan teman saya yg sama-sama ternak burung. Ada hal menarik yg coba ditawarkan teman saya berkenaan dengan tehnik breeding LB yaitu dengan metode sapih pejantannya. Artinya saat betina bertelur dan mulai mengerami maka pejantannya dipisah dan dilakukan perawatan seperti burung kicauan lainnya dengan mandi jemur. Tujuannya yaitu agar pejantan tidak menggangu betinanya dlm proses pengeraman. Dan nantinya jika telur udah menetas dan anakan sudah mulai bisa makan dan dipisahkan maka sang jantan yg udah dipulihkan kondisinya digabungkan kembali dg betinanya ,dan tidak relatif lama maka keduanya akan segera kawin lagi.
Metode ini sudah berhasil dilakukan kawan saya pada kenari sehingga lebih produktif, akan tetapi saya belum mulai mempraktekannya pada LB.
Bagaimana menurut anda? (Lanang Siji)

Jawab:
Menurut pengalaman saya, LB jantan nggak pernah ganggu LB betina. Justru kebanyakan LB betina nggak keluar ketika ngeram kecuali kegerahan dan mau mandi. Untuk makan biasanya disuapi sama jantannya. Jadi kalau dipisah malah membuat betinanya nggak tekun mengerami telor. Lagi pula, untuk penangkaran seperti itu nggak praktis karena LB jantan nggak mau berpoligami seperti kenari. Jadi menurut saya, misahkan LB jantan-betina nggak banyak manfaatnya.
Demikian Mas.
Salam. (Duto)

Komentar:
Bener kata Mas Duto, LB tidak seperti kenari yang mau polygami, namanya juga LOVE BIRD mana kenal selingkuh.
Kalau jantannya dipisah bisa membuat betinanya tidak mau ngeram lagi dan cari2 jantannya.
Mas Duto, saya punya pengalaman yang bisa disharingkan bersama sbb:
1. Pernah saya satukan dalam kandang besar 2 pasang LB (masing2 sudah jodoh) dan pada saat yang sepasang bertelor serta mengerami,tahu2 mereka menyerang pasangan lainnya sehingga mati kedua, kenapa ya?
2. Minggu lalu LB saya yang sedang mengerami telornya, waktu sore periksa kandang tahu2 kedua sudah mati dalam glodoknya padahal pagi waktu kasih makan dan kangkung masih sehat. Setelah diperiksa kelihatan keduanya seperti habis bertarung sendiri (badannya luka berdarah dan bulunya rontok), kenapa ya?
Salam (Fortuna)

Jawab:
1. Pak, pengalaman seperti itu pernah saya alami, cuma saja kebetulan pasangan2 yang saya campur belum nelor. Saat itu, ada dua LB tengkar yakni jantan dan betina yang bukan pasangan. Si jantannya mati setelah dipatuk bagian lehernya. Padahal saya menyampurkannya sudah relatif lama (2 bulan sebelum kejadian). Saya juga tidak tahu persis mengapa tiba2 ada LB yang menjadi sedemikian agresif. Padahal kalau hal itu disebabkan dia birahi, pastilah yang betina satunya ini (yang jantannya mati) juga berperilaku demikian karena saat itu si betina juga sama2 birahi. Jadi menurut saya hal itu disebabkan oleh faktor2 insidental ataupun kondisi sesaat. Sebab, banyak orang yang berhasil menangkar LB dengan sistem koloni (banyak pasangan di satu kandang besar).
Tetapi untuk LB, paling bagus menurut saya memang sistem baterai (pasangan2 dalam satu kandang). Mudah mengontrolnya.
2. Itu juga aneh, Pak. Menurut saya, kalau benar keduanya tarung, ada kemungkinan datang penyebab dari luar. Bisa jadi pada malam itu ada binatang (bisa jadi serangga atau cicak) yang masuk ke glodok atau ada benda/barang lain (suara, cahaya dll) yang mengagetkan satu LB atau kedua2nya sehingga dalam kondisi gelap salah satu LB atau kedua2nya mematuk/menggigit benda secara sembarang dan kebetulan mematuk pasangannya sendiri. Ketika satunya menggigit, satunya membalas. Dan keduanya sama2 menggigit dengan kuat dan matilah keduanya. Yah, mungkin hal itu yang bisa saya bayangkan mengapa pasangan LB bisa tengkar di malam hari dan menemui ajal bersama2.
Untuk penyebab lain, saya tidak punya gambaran. Mungkin ada rekan lain bisa urun rembuk.
Salam.

(Duto)


5 Responses to “Q-A Penangkaran LB (11), Pengeraman”


  1. 1 pencintaburung
    23/11/2008 pukul 9:38 pm

    bang aq mau tanya kapan love bird siap di ikutkan kontes dan apa saja yang harus di lakukan saat merawat lovebird yang paling bagus??????
    mohon jawabannya bang

  2. 23/11/2008 pukul 10:17 pm

    Semua burung, bisa diikutkan kontes ketika kondisi tubuhnya benar-benar fit dan kita yakin bahwa dia memang mempunyai keistimewaan sehingga pantas dilombakan. Untuk LB misalnya, kita harus yakin bahwa LB kita memang punya tembakan crecetan panjang dan volume keras.
    LB siap dikonteskan kalau di rumah sudah terdengar selalu “nembak2”. Kondisi ini tercapai jika burung dalam kondisi sehat fisik dan mental dan dalam kondisi birahi. Dengan kondisi seperti itu, muncullah semangat tempurnya.
    Jangan pernah membawa ke lomba, burung yang sedang mabung misalnya, atau masih ada bulu2 yang belum membuka sempurna, misalnya .
    Tidak ada perawataan kicauan yang bagus kecuali Anda bisa konsisten dalam perawatan dan melakukan diet pakan agar burung tidak kekenyangan.
    Untuk kedua hal itu, Anda bisa membaca postingan saya terdahulu, di sini dan di sini.
    Salam,
    Duto

  3. 3 pencintaburung
    28/11/2008 pukul 10:20 am

    bang aqmasih bingung nih maklum awam tentang burung
    gini bang aq punya love bird dan aq mau coba2 tuk ikutkan kontes.
    nah sekarang soalnya perawatan :
    1. menu makanan yang bagus buat love bird?
    2. dan makanan itu kalo buah dan dan perawatan makanan sehari2 itu berapa kali sehari sampai siap tuk di konteskan???
    please jawabanya bang
    tuk postingannya aq ucapin terimakasih

  4. 28/11/2008 pukul 3:52 pm

    Om Pecintaburung,
    Tidak ada menu khusus untuk LB. Kalau mau bagusan, bisa pilih merk V***C***. Tetapi biar nggakb boros, bisa dicampur dengan perbandingan 1:3 dengan merek lain yang harganya relatif murah.
    Tetapi secara umum, beli pakan LB merk biasa saja sudah cukup. Yang penting, secara rutin (berganti-ganti) diberi jagung muda (selama 2 hari), kangkung (2 hari berikutnya, taoge (2 hari berikutnya), dan bunga matahari (1 hari saja sebanyak 10-15 biji).
    Untuk bunga matahri jangan kebanyakan. Mudah bikin gemuk.
    Kunci utama perawatan LB adalah pada mandi dan jemur:
    Pagi hari, angin2kan. Beri wadah air yang besar biar mandi. Kalau nggak mau mandi, bisa disemprot air dengan sprayer air. Mandikan sampai kuyup. Setelah itu angin2kan. Setelah bulu mulai mengering dan sudah tertata, baru jemur.
    Untuk makanan, tidak ada perbedaan mau dikonteskan atau tidak. Hanya saja, kalau mau dikonteskan, jangan didekatkan dengan LB lain minimal dua hari sebelumnya. Dengan demikian, ketika ketemu laan, dia akan langsung nge-fight.
    Okey?
    Salam

  5. 5 aryoudha
    07/01/2009 pukul 1:41 am

    lam kenal mas duto, aku baru beli 4 ekor love bird, rencananya mau di tangkarin, kebetulan aku bikin ukuran kandang 1.5 x 1 m. aku siapin kotak sarang 2 buah, karena dari 4 ekor tadi cuman 1 jantan. saya senang karena 6 hari masuk kandang, eh ke dua kotak sarang udah diangkut ama LB kulit jagung dang rumput yg udah ku isapin. yang anehnya ada 1 betina yg tidur 1 sarang dg jantan, agresif sekali dg betina yg bikin sarang di kotak yang 1. sampe ada luka di kaca mata LB nya. apa nggak menggangu ???? tapi saya ambil inisiatif untuk misahin LB yang luka tadi untuk pindah ke sarang lain sendiri, tapi saya siapin kotak juga. yg mau saya tanyakan
    1. apakah mengambungkan LB seperti yg saya lakukan wajar,
    2. kenapa betina yg tidur 1 kotak dg jantan agresif dg betina yg bikin sarang di kotak yang satunya lagi?
    3. apakah LB yg bawa sarang ke dalam kotak, sudah mau bertelur, ato hanya buat dia penghangat tidur aja?
    4. dengan saya pindahkan yang LB luka tadi, apa dia masih mau bertelur(asumsi saya dia udah pernah kawin dg jantan yg se ekor.
    5. apakah saya bisa mengati yg betina udah pernah menetaskan anaknya 1 kali dg betina lain buat pasangan baru LB jantanya.
    terima kasih banyak atas waktunya mas, semoga dapat penjelasan dari mas duto.

    Jawab:

    Jawaban untuk pertanyaan ini saya buat tulisan tersendiri dengan judul “Menangkar lovebird di kandang koloni”. Klik saja di kategori paruh bengkok, ketemu dah nanti.
    Salam,
    Duto


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: