18
Nov
08

Tanya:
Bagaimana tips agar LB induk tidak kagetan? (Dolphinrd)

Jawab:
Loh, Pak Reggy/LionKing kan sudah memberi tahu. Yah, sederhana nggak njelimet kok. Untuk semua LB saya, setiap hari, meski hanya sebentar, saya selalu membuka kotak2 sarang mereka. Semenjak mereka belum nelor, saya pasti buka kotak, sekedar memegang2 dasar kotak (bahkan ketika tangan bau tembakau/rokok) kemudian menutupnya lagi. Begitu setiap hari sekali. Sampai ketika dia nelor, saya pasti melakukan hal itu, bahkan dengan mengelus/menyentuh2 telor/membalikkannya. Mulai dari telor pertama sampai terakhir. Dalam kondisi itu biasanya indukan betina sudah di dalam kotak. Nggak apa2, buka saja kotak meski si betina masih di dalam, paling dia keluar sebentar, memperhatikan kita yang sedang memegang2 sarang/mengelus telor. Setelah itu tutup lagi. Maka si betina akan segera balik sarang. Kalau dia terbiasa melihat kita melakukan hal itu dan LB telah membuktikan bahwa kita bukanlah gangguan, maka dia akan enjoy saja meski kita sering buka nutup sarang mereka.
Begitupun sampai ketika anak netas. Netas satu, tetap kita buka sebentar, kita elus2 si anak dan juga telor sisanya yg belum netas. Besuknya terus begitu setiap hari sekali sampai anak2 besar/bisa keluar sarang.
Karena sudah dikondisikan demikian, LB nggak stresan, bahkan sampai anak2nya kita pegang2 di luaran/seperti kemudian difoto sama Pak Reggy, dan saya kembalikan lagi ke sarang, tetap saja mereka enjoy. (Semula mau saya loloh saja biar indukan segera nelor lagi, tetapi anak yang biasa melihara burung di tempat saya bilang “belum berani, Pak”, ya sudah sore hari saya masukkan lagi ke kotak sarang).
Tanpa pengkondisian seperti itu, indukan LB mudah stres. Banyak indukan LB yang baru sehari-dua hari ngeram kemudian nggak mau ngeram lagi gara2 suara ribut di luaran/melihat tikus, membau tangan kita yang gatal untuk sesekali nengok sarang dsb.
Nah, kalau nengok makanya jangan hanya sekali dua-kali. Setiap hari, minimal sekali, coba dibiasakan.
Begitu pula dengan burung lain, maka pengkondisian semacam itu perlu dilakukan. Sebab, di berbagai kasus/tempat, banyak indukan cucak rowo, atau jalak suren atau murai batu yang nggak mau lagi ngeram meski periode ngeram belum habis, gara2 ada orang melintas di dekat kandang mereka. Bahkan hanya melintas.
Nah itulah tips sederhana tetapi membutuhkan ketelatenan dan ketekunan untuk melakukannya.
Selamat mencoba. (Duto)


0 Responses to “”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: