29
Nov
08

Sangkar delapan tangkring untuk kenari ganas

Sekadar sharing: saya pernah punya kenari yang selalu nglabrak2 jeruji kalau pas ditandingkan. Dan begitu nabrak jeruji, langsung terjun. Naik lagi, nglabrak lagi, begitu terus sambil bunyi. Berbagai treatment pakan saya coba, nggak berhasil. Treatment kawinkan untuk mengurangi birahi juga saya coba, nggak berhasil.

Dan berhasilnya, saya treatment tangkringan . Kalau biasanya tangkringan kenari cuma dua, atas-bawah sejajar dengan posisi saling menyamping, maka saya bikin tangkringan 8 biji (kali pertama ditertawain teman). 4 tangkringan bawah, saya susun masing-masing sejajar dengan jeruji, dengan jarak masing2 dari jeruji sekitar 7 cm.

Tangkringan atas posisi sama dengan tangkringan lapis bawah. Nah, ketika tarung di tangkringan lapisan bawah, kenari itu bergerak menyusuri tangkringan , muter ke semua sisi. Begitu loncat ke atas, gayanya sama persis, memutar ke semua sisi seakan menantang semua kenari di sekitarnya. Dan… kenari itu tidak pernah lagi nabrak jeruji (dalam arti bunyi sambil kaki mencengkeram jeruji2).

Mengapa? Ternyata, ketika dia menggacor dan paruh sudah nempel jeruji (karena jarak terjauh tangkringan ke jeruji hanya sekitar 7 cm yang tidak memungkinkan kenari untuk lebih maju lagi), maka itulah posisi yang dia angap ideal. Artinya, dia tidak perlu mencengkeram jeruji untuk bisa “mendamprat” lawan pada posisi yang “paling dekat” dengan lawan.

Ayo, teman2 pasti sering melihat kenari bunyi ke arah posisi lawan (luar) sambil menjatuhkan badan ke dasar sangkar lalu balik lagi ke atas, dan begitu lagi. Coba saja tidak ada tempat bagi dia untuk “menjatuhkan diri” ke depan karena dengan jeruji sudah “mepet”, maka dia tidak akan pernah lagi bergaya “jatuhan”.

Berdasar pengalaman itu, dan pengalaman yang sama berikutnya, maka saya bisa mengatakan bahwa treatment ini 90% akurat untuk mengatasi kenari yang terlampau “ganas” dan punya “gaya jatuhan” ketika tarung. Bisa dicoba!!!

Gambar sangkar dengan 8 tangkringan:

tangkringan-delapan


1 Response to “Sangkar delapan tangkring untuk kenari ganas”


  1. 1 danies
    04/02/2009 pukul 12:42 am

    trims bnyk ya mas,atas jawabanya…mas,mau tanya lagi dong..saya baru dpt kacer jw brt,suara tebel abis,bikin kuping pengeng,saya ambil tu brng karna orang dah males rawat lg,dirumah saya trek brng ga ngebagong,isiaan bnyk n keluar suara cililinnya lg..beberapa hari di rmh,ngeplong2 aza dirmh,pagi2 pas sy keluar kan berbarengan dgn ak dgn kcr sy,kcr langs ngebaggong,apakah kcr sy tkt pd ak???ak nya mmng sdh ngeplong n ngerol..bgaimn cara menghilangkan ngebaggong kcr tersebut???n menu harian nya apakah berubah???pg jngkrik 5 n sore 5…dgn cara,memakai kandng umbaran sdh,mandi pasir pasir jg sdh,trims bnyk,mohon bantuaannya mas…

    Jawab:
    Bisa jadi kacer Om mbagong karena ketemu AK. Hanya saja barangkali bukan itu penyebab mutlaknya. Sebab pada dasarnya kacer mbagong atau tidak, itu sangat kondisional.
    Sebelum saya tunjukkan mengenai tempat saya pernah membicarakan soal kacer mbagong, saya ingin mengomentari mengenai umbaran untuk kacer…. Selama ini saya masih punya keyakinan berdasar pengalaman bahwa umbaran itu tidak bagus untuk burung lomba. Bahkan coba lihat Tips Om Kicau Hari Ini di menu halaman depan, bunyinya adalah “Umbaran untuk Burung? Sekali jalan setelah itu bubar..jangan kita melatih penyanyi layaknya melatih petinju…” Karena masalah ini adalah masalah yang sangat kontroversial, saya sedang menyiapkan tulisan yang agak panjang mengenai hal itu.
    O iya, soal kacer mbagong, Om bisa lihat penjelasan saya di Tempat Curhat Problem Burung ketika saya menjawab pertanyaan mengenai kacer dari Om Budi. Bisa dilacak dan diklik di sini.

    Dalam hal ini, saya sangat setuju dengan tulisan rekan LinduAji di forum kicaumania. Dia menulis seperti ini:

    Sekedar INnfo aja Nih……
    KAcer BagoNg ya……
    1.Kebanyakan kacer PASTI bagong dan itu tidak dapat dipungkiri karena itu bawaan dari alamnya.Saya berani jamin dah burung2 KAcer yang bagus2 di lapangan lomba sepintas emang tidak bagong tapi coba dilihat sehari2 nya mesti dia akan sempat bagong cuman yang terpenting adalah perawatan dan penguncian di lapangan yang harus ekstra ketat.

    2.Burung KAcer bagong ada berbagai penyebabnya:
    a> segi bawaan:ada burung emang dari segi bawaan emang dia udah sering bagong jadi dari segi ini burung sudah tidak harapan untuk dibuat lomba ato untuk dipoles lagi karena akan menuai hasil yg tidak bagus.saran nya jual aja ke pasar.
    b>segi perawatan:dari segi ini apakah kita sudah benar dalam hal perawatannya,misalnya mandi ,jemur plus ekastra foodingnya. Kebanyakan kacer bagong karena dari segi perawatannya emang udah salah.Kacer itu burung yang suka panas maka pemberian pakan seperti kroto itu sedikit aja kalo nggak sekali selang waktu 2 hari, itu bertujuan meredam hawa birahi yang berlebihan karena sifat dr burung kacer adalah fighter ,sehingga diharapkan dalam pemberian kroto selang 2 hari ini agar burung tetap fit dilapangan alias tidak gembos di tengah jalan.Saran saya ,burung kacer itu lebih baiknya di fooding jangkrik aja sekitar 10 sampai 20 sehari karena didalam tubuh jangkrik itu bersifat dingin dan lebih berpotensi untuk menjerihkan suara plus power.
    Dapat dibuktikan burung yang kebanyakn ekstra kroto sama jangkrik itu dapat kita lihat jelas sekali perbedaan nya,burung kroto pasti terlalu birahi dan kebanyak bagong kalo burung jangkrik mesti power nya dahsyat dan burung diem diplangkringan alias anteng tapi kerja and tidak gembos.
    Masalah mandi cukup sehari sekali karena kalo burung kebanyak mandi seperti kacer akan mengundang birahi bagong nya karena si burung akan sering “didis” (merawat bulunya) sewaktu kita jemur.
    Penjemuran untuk kacer itu relatif terhgantung burungnya,kalo burung bakalan mau kita jemur lama sih gpp karena bertujuaan unutk pembentukan badan dan melatih nafas agar tidak mudah terserang penyakit,kalo burung jadi maksimal penjemuran sekitar 3 jam itu udah sangat 2 cukup,dengan alasan burung jadi itu tidak usah lama2 dijemur karena nanti kalo pas dilapangan akan cepat abis tenaganya alias gembos tengah jalan,mangkanya kita banyak2 kerodong dia agar banyak istirahat.agar nantinya vit di lapangan.


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: