03
Feb
09

Bulu kusam pada burung dan cara mengatasinya

Banyak kicaumania menghadapi masalah bulu burung yang kusam. Bagaimana duduk perkaranya?

Hal utama penyebab bulu kusam pada burung adalah kurangnya minyak / lemak di “muara” kelenjar lemak yang terletak di atas pantat burung (istilahnya tepat enggak ya?). Untuk “menambahnya” beri minyak ikan, dengan cara disuntikkan ke jangkrik dan berikan ke burung.

Tetapi, kadang kala, bulu kusam pada burung bukan karena lemaknya kurang, tetapi lubang kelenjar minyak tertutup kotoran yang mengering ataupun bekas luka yang mengering.

Kalau Anda menghadapi masalah seperti itu, cooba pegang saja burung, dan dicek kelenjar minyak di atas pantat burung. Pencet lembut saja bagian itu dan rasakan apakah ada minyak di tangan kita. Kalau tidak ada, berarti ada kotoran yang menutup (sebab meskipun kandungan minyak cuma sedikit, minyak tetap keluar dan terasa di tangan kita).
Selain karena kurangnya lemak, bisa jadi bulu telanjur rusak karena:
1. Masih dalam keadaan basah, langsung dijemur (membuat bulu keriting dan karenanya terlihat kusam).
2. Pernah disemprot larutan anti kutu ataupun larutan (yang sebenarnya bertujuan) untuk membuat bulu mengkilap (yang kalau dihentikan dari pemakaian rutin, bulu malah rusak). Pada larutan anti kutu biasanya dicampurkan ke dalamnya suatu zat untuk menghilangkan/merusak lapisan lilin pada bulu burung. Gunanya memang agar larutan bisa menempel pada bulu. Tetapi efeknya, bulu jadi kehilangan pelindung (seperti daun talas atau daun pisang yang kehilangan zat lilin: mudah basah). 
3. Ketika mabung, burung kekurangan lemak sehingga meskipun saat ini produksi lemak di kelenjar lemak banyak, sudah tidak bisa menolong kondisi bulu yang telanjur rusak.

Dengan meneliti kondisi satu-persatui hal di atas, Anda bisa menyimpulkan mengapa burung momongan  Anda bulunya kusam dan bagaimana mengatasinya. Kalau memang sudah telanjur rusak dan bukan karena kelenjar lemak tertutup atau produksi lemak sedikit, maka tidak akan bisa pulih kecuali setelah melewati masa mabung yang dirawat dengan benar.
Semoga bermanfat,


1 Response to “Bulu kusam pada burung dan cara mengatasinya”


  1. 03/02/2009 pukul 4:41 pm

    Ini adalah pertanyaan Om Trio Fabianto lewat email:

    Selamat sore Pak Duto, saya pengunjung baru yang nggak sengaja tersambung dengan situs Bapak! Dan saya amati pemberian solusinya kepada rekan rekan sangat manjur sekali.Dan Saya ingin meminta solusi pada Pak Duto.
    Pak saya punya kacer hitam yang sekarang udah 6 tahun saya rawat dari bayi. Semenjak 4 bulan ini kacer saya mengalami masalah pada bulu dengan ciri :
    1. Bulu sobek – sobek (saking parahnya sampai ada yang tinggal tulang bulunya saja), 2. Kusut, 3.Kasar sekali, 4.Klo dimandikan gampang basah dan sesudah itu kumel sekali sehingga terkesan tak bergairah. Padahal brg tsbt tidak dalam kondisi mabung. Klo dilihat kotorannya dan nafsu makan biasa saja. Dulu pernah saya pakai produk pembasmi kutu sprti Rodalon dan Phoenix. Tapi hasilnya nihil dan ada yang kasih saran disuruh memberi pakan jangkrik, kroto, ulat hongkong dengan porsi los tanpa henti tp kok belum ada perubahan(sudah berjalan 1 blan lebih ). apakah saya harus memakai perontok burung seperti zenka ? Trus apa efeknya? Menurut analisa Pak Duto sakit apa kacer saya ? Kira – kira obatnya apa? Mohon dibantu Pak Duto, Trimakasih Banyak

    Jawab:
    Ya namanya saja memang belum waktunya Om, nggak usah digege mangsa ya. Bulu rusak, bisa jadi disebabkan oleh pernah digunakannya obat2an di waktu yang lalu yang berkaitan dengan perawatan bulu. Entah itu dulu bertujuan untuk mengilapkan, menghilangkan kutu dan sebagainya.
    Untuk diketahui, obat2an semprot pada burunulug (untuk tujuan apapun) kebanyakan diberi zat penghancur lapisan lilin pada bulu. Tujuannya, agar obat yang disemprotkan itu bisa menempel pada bulu.
    Pengaruh buruknya, ya itu, bulu jadi tidak bisa menahan air. Kena air sedikit saja, pada masuk ke pori-pori. Ya, akhirnya membuat bulu rusak karena lapuk. Bulu adalah bagian yang sudah mati pada burung. Ketika sudah rusak, tidak ada pengobatan yang bisa dilakukan dari dalam. Untuk memulihkan kondisi bagus pada bulu burung, ya harus menunggu mabung lagi. Pada saat mabung, lakukan terapi minyak ikan seperti yang saya sampaikan dalam tulisan di atas.
    Meskipun bulu kacer Om Trio sudah kelihatan tua dan amburadul, kalau belum waktunya moulting ya susuah mau dipaksakan, sebab kulti burung masih mencengkeram erat pangkal bulu.
    Kalau sekarang mau dipaksa2 pakai zenka segala, nanti malah berefek buruk pada burung secara keseluruhan.
    Nah ketika nanti memasuki masa mabung, gunakan terapi mabung dikombinasi dengan terapi minyak ikan ini.
    Untuk terapi mabung, bisa gunakan terapi yang juga digunakan untuk anis kembang. Bisa di-klik di sini.

    Salam,
    Duto Solo


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: